TODAYBERITA.COM – Aceh Tamiang | Komitmen Polri dalam mendukung percepatan pemulihan kehidupan masyarakat pascabencana alam kembali diwujudkan melalui pembangunan hunian tetap (Huntap) bagi warga terdampak bencana di Kabupaten Aceh Tamiang.
Sebagai bentuk keseriusan dalam mengawal program kemanusiaan tersebut, Kapolda Aceh Irjen Pol. Ruddi Setiawan, S.I.K., S.H., M.H., didampingi Kapolres Aceh Tamiang AKBP Robby Ansyari, S.I.K., M.H., turun langsung meninjau progres pembangunan Huntap Polri, Rabu (4/11/2026).
Peninjauan tersebut menjadi bagian dari upaya pengawasan dan evaluasi secara langsung guna memastikan seluruh tahapan pembangunan berjalan sesuai perencanaan, memenuhi standar kualitas konstruksi, serta tetap berada pada target penyelesaian yang telah ditetapkan.
Dalam kegiatan itu, Kapolda Aceh turut didampingi Waastamarena Kapolri Brigjen Pol. Dr. Sambodo Purnomo Yogo, S.I.K., M.T.C.P., sejumlah Pejabat Utama Polda Aceh, Kapolres Aceh Tamiang, serta mitra pelaksana pembangunan Huntap.
Kehadiran langsung jajaran pimpinan Polri di lokasi pembangunan menunjukkan bahwa program Huntap bukan sekadar proyek pembangunan fisik, melainkan bagian dari tanggung jawab institusi dalam memastikan masyarakat terdampak bencana memperoleh kembali tempat tinggal yang layak, aman, dan memberikan kepastian untuk menata kehidupan ke depan.
Dalam konteks pemulihan pascabencana, keberadaan hunian tetap memiliki arti strategis. Rumah bukan hanya bangunan fisik, tetapi juga fondasi bagi pemulihan kehidupan sosial, ekonomi, psikologis, dan keberlanjutan masa depan keluarga yang terdampak bencana.
Karena itu, pengawasan terhadap kualitas pekerjaan, ketepatan waktu penyelesaian, serta kesesuaian pembangunan dengan perencanaan menjadi aspek penting agar manfaat program benar-benar dapat dirasakan masyarakat penerima.
Kapolres Aceh Tamiang AKBP Robby Ansyari, S.I.K., M.H., turut mengawal pelaksanaan pembangunan tersebut sebagai bentuk dukungan jajaran Polres Aceh Tamiang terhadap agenda percepatan pemulihan masyarakat di wilayah hukumnya.
Sinergi antara Polda Aceh, Polres Aceh Tamiang, jajaran Mabes Polri, dan mitra pelaksana diharapkan mampu memastikan pembangunan berjalan optimal hingga seluruh tahapan pekerjaan diselesaikan secara maksimal.
Setelah pembangunan mencapai progres 100 persen, hunian tetap tersebut direncanakan akan diresmikan langsung oleh Kapolri dan selanjutnya diserahkan kepada masyarakat terdampak bencana.
Langkah ini sekaligus mempertegas bahwa pengabdian Polri tidak semata-mata terbatas pada pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), penegakan hukum, maupun perlindungan dan pelayanan publik. Lebih dari itu, Polri juga hadir mengambil bagian dalam misi kemanusiaan, memperkuat solidaritas sosial, serta mendukung pemulihan masyarakat yang tengah bangkit dari dampak bencana.
Pada akhirnya, keberhasilan pembangunan Huntap tidak hanya diukur dari berdirinya bangunan secara fisik, tetapi juga dari sejauh mana hunian tersebut mampu menghadirkan kembali rasa aman, kenyamanan, dan harapan baru bagi masyarakat penerimanya.
Polri Bersama Masyarakat. Mengawal Pembangunan, Menguatkan Harapan, dan Menghadirkan Pengabdian Nyata.