5 Fakta Candi Borobudur yang Wajib Kamu Ketahui, Apa Saja?

0

TodayBerita, Magelang – Siang ini (22/02/2021) trending twitter ramai membicarakan mengenai salah satu candi yang pernah dinobatkan sebagai tujuh keajaiban dunia. Yup Candi Borobudur merupakan candi Budha terbesar di dunia yang terletak di Magelang Jawa Tengah ini kerap kali menarik wisatawan dari nasional bahkan hingga Mancanegara.

Sobat Today Berita, kami telah merangkum lima informasi  fakta mengenai candi Borobudur yang wajib kamu ketahui, apa saja?

Candi Borobudur terletak di Magelang Jawa Tengah

Banyak yang mengira, Candi Borobudurterletak di Daerah Istimewa Yogyakarta. Lokasi candi Borobudur ini terletak di Magelang Provinsi Jawa Tengah. Objek wisata ini berada 100 km dari Kota Semarang dan 40 Km dari kota Yogyakarta. karena lebih dekat dari Yogyakarta akhirnya candi ini selalu dijadikan agenda obyek wisata dari kegiatan promosi pariwisata di Yogyakarta.

Melalui cuitan @firmanariff “Apa mungkin kesalahan orang-orang bedain Magelang dan Jogja itu disebabkan karena banyaknya anak-anak study tour ke Jogja. tapi salah satu destinasinya adalah Borobudur? tapi banyak juga sih kesalahan model begini, misalnya Baluran dikira Banyuwangi, Semeru dikira di Malang,”

 

Ditemukan Oleh Thomas Stamford Rafles
                   *** Local Caption *** Pemugaran Candi Borobudur.
                  Dikutip Berita Kompas, 18 Apr 1978 Halaman: 009

Cornelius merupakan orang berkebangsaan Belanda  ditugaskan oleh Letnan Gubernur Thomas Stamford Rafles yang pada saat itu menjadi wakil Pemerintah Inggris memegang kendali terhadap Pulau Jawa. Cornelius ditugaskan untuk memeriksa sebuah bangunan besar yang tersembunyi di hutan Karisedenan Kedu, Jawa Tengah di tahun 1814.

Cornelius menemukan candi Borobudur itu sudah berusia lebih dari seribu tahun dan diperkirakan dibangun pada abad ke-8. Penemuan itu kemudian menjadi peristiwa bersejarah karena menjadi awal mula Candi Borobudur dikenal luas oleh dunia.

Setelah ekspedisi yang dilakukan oleh Cornelius itu, keberadaan Candi Borobudur disebut oleh Thomas Stamford Raffles dalam bukunya yang terkenal, The History of Java. Dalam buku yang terbit tahun 1817, Raffles menyebut adanya sebuah candi bernama Boro Bodo yang tak lain merupakan Candi Borobudur. Berkat publikasinya itu, Raffles kemudian dianggap sebagai sosok yang menemukan kembali Candi Borobudur.

 

Nama “Borobudur” di dapat Dari Negarakertagama

Situs Direktorat Jenderal Kebudayaan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan mencatat, pada zaman dahulu di sekitar Candi Borobudur tumbuh subur pohon budur. Budur diartikan sebagai pohon bodhi atau pohon kehidupan.
Di samping itu, Raffles juga disebut memiliki 3 versi arti dari nama Borobudur. Yakni, budur yang kuno (Boro= kuno,budur= nama tempat), lalu Sang Buddha yang agung (Boro= agung, budur= Buddha), dan Buddha yang banyak (Boro= banyak, budur= Buddha)
Sementara ahli Jawa Kuno, Poerbatjaraka disebutkan memiliki pendapat lain tentang arti nama Borobudur. Menurut dia, Borobudur berasal dari kata biara (tempat suci atau kuil) dan bidur yang berarti tempat tinggi.
Kedua kata itu bermakna kuil di tempat yang tinggi. Atau biara di Budur (Budur=nama tempat/desa).
Nama Borobudur juga disebut dalam kitab Negarakertagama karya Empu Prapanca 1365 Masehi. Dalam kitab itu diceritakan tentang adanya bangunan suci agama Buddha dari aliran Wajradhara yang disebut sebagai budur.

 

Menjadi Warisan Dunia UNESCO 

Ada tiga kriteria Outstanding Universal Value (OUV) yang menjadikan Borobudur sebagai Warisan Budaya Dunia (World Heritage) oleh UNESCO.

  • kompleks Candi Borobudur berbentuk piramida tanpa atap terdiri 10 berurutan ke atas, bermahkotakan sebuah kubah berbentuk genta besar. Borobudur juga merupakan gabungan stupa dan gunung yang jadi mahakarya arsitektur dan seni monumental Budhhisme.
  • kompleks Candi Borobudur menjadi contoh luar biasa dari seni dan arsitektur Indonesia dari masa awal abad 8 dan akhir abad 9. Karya ini memberi pengaruh besar kebangkitan arsitektural pada masa awal abad 13 dan awal abad 16.
  •  Candi Borobudur berbentuk teratai, bunga yang disucikan dalam tradisi Budha. Kompleks bangunan ibadah ini refleksi eksepsional perpaduan ide asli pemujaan nenek moyang dan konsep Buddhisme dalam mencapai nirwana.Sepuluh teras berundak dari keseluruhan struktur candi selaras dengan tahapan yang harus dicapai Bodhisattva sebelum mencapai ke-Budha-annya.
Tempat Pemujaan Terbesar Agama Buddha 

candi Borobudur dibangun tanpa menggunakan perekat. Candi Borobudur disusun dari balok-balok batu.  Setiap potongan batu disambung tanpa menggunakan semen atau perekat. Batu-batu ini hanya ditumpuk dan disambung dengan pola tertentu agar saling mengikat (Interlock). Hebatnya lagi, tahan lama!

Berhubung saat itu sistem metrik belum dikenal maka satuan panjang yang digunakan untuk membangun Candi Borobudur adalah tala yang dihitung dengan cara merentangkan ibu jari dan jari tengah atau mengukur panjang rambut dari dahi hingga dasar dagu.
Candi Borobudur memiliki luas 123×123 m2 dengan 504 patung Buddha, 72 stupa terawang dan 1 stupa induk. UNESCO mengakuinya sebagai salah satu monumen Buddha terbesar di dunia. Candi Borobudur memiliki 2672 panel relief yang bila disusun berjajar akan mencapai panjang 6 kilometer! UNESCO memujinya sebagai ansambel relief Buddha terbesar dan paling lengkap di dunia, tak tertandingi dalam nilai seni, setiap adegannya adalah mahakarya yang utuh. (Jul)

 

 

 

Leave A Reply

Your email address will not be published.