Akibat Pandemi Puluhan Tempat Wisata di Jawa Tengah Tutup
TodayBerita– Pandemi Covid-19 yang tak kunjung usai berdampak pada melemahnya sektor ekonomi dan pariwisata. Kepala Dinas Pemuda, olahraga dan pariwisata Provinsi Jawa Tengah Sinoeng Nugroho Rachmadi menjelaskan jika puluhan tempat wisata di Jawa tengah tutup permanen.
Pandemi Covid yang terjadi sejak Maret 2021 membuat sektor pariwisata terkena dampak yang cukup signifikan akibat adanya kebijakan pembatasan kegiatan maupun aktivitas masyarakat lainnya. beberapa objek wisata yang tutup diantaranya berada di wilayah Kabupaten Banyumas, Wonosobo dan Karanganyar.
“Dari 690 objek wisata yang terdaftar, dua puluh diantaranya harus tutup permanen karena tidak mampu beradaptasi di saat pandemi seperti ini membuat pemilik objek wisata benar-benar terpuruk dan tidak bisa melanjutkan usahanya” Ucap Rachmadi, Dikutip melalui Republika Kamis (25/02/2021).
Rata-rata objek wisata yang tutup di dominasi wahana air. Rachmadi sangat menyayangkan penutupan objek wisata tersebut. menurutnya jika bisa dikelola dengan baik, objek wisata bisa dimanfaatkan penyesuaian dengan lingkungan dan hiburan baru.
“Saat ini wisata yang tutup itu akan dikelola oleh pihak swasta. Saya harap pengelola bisa berinovasi dan berkreasi menyesuaikan pandemi agar tetap bisa beroperasi,” imbuhnya.
Pemerintah Provinsi Jawa Tengah tidak tinggal diam, sejauh ini pemprov berupaya memulihkan sektor ekonomi di Jawa Tengah melalui membangkitkan sektor pariwisata dengan membuka sebagian tempat wisata dengan protokol kesehatan yang ketat.
“Di Candi Borobudur dan Dataran tinggi Dieng membuka wisata dengan kapasitas 30 persen dari kunjungan yang biasanya dengan tetpa menggunakan protokol kesehatan,” Ucap Rachmadi. (Jul)
