Perkuat Sinergi Pemulihan Pascabencana, Waastamarena Kapolri dan Kapolres Aceh Tamiang Bahas Progres Pembangunan Huntap Bersama Bupati
TODAYBERITA.COM – Aceh Tamiang | Komitmen Polri dalam mengawal percepatan pemulihan pascabencana di Kabupaten Aceh Tamiang terus diperkuat melalui pembangunan hunian tetap (Huntap) bagi masyarakat terdampak. Tidak sekadar mengejar penyelesaian pembangunan fisik, upaya tersebut juga diarahkan untuk memastikan masyarakat dapat kembali memperoleh tempat tinggal yang layak, aman, dan nyaman.
Keseriusan tersebut terlihat melalui rapat pembahasan dan evaluasi progres pembangunan Huntap Polri yang dihadiri Waastamarena Kapolri Brigjen Pol. Dr. Sambodo Purnomo Yogo, S.I.K., M.T.C.P., bersama Kapolres Aceh Tamiang AKBP Robby Ansyari, S.I.K., M.H., serta Bupati Aceh Tamiang Irjen Pol. (Purn.) Drs. H. Armia Fahmi, M.H.
Rapat koordinasi tersebut berlangsung di ruang kerja Kapolres Aceh Tamiang, Kamis (5/11/2026), dengan fokus pembahasan pada perkembangan pembangunan, evaluasi pelaksanaan pekerjaan, serta langkah-langkah strategis untuk mendorong percepatan penyelesaian hunian tetap.
Pertemuan ini memiliki arti penting dalam memastikan bahwa pembangunan Huntap tidak berjalan sebatas memenuhi target pekerjaan, tetapi juga memperhatikan ketepatan perencanaan, kualitas hasil pembangunan, efektivitas koordinasi, dan kebutuhan masyarakat sebagai penerima manfaat.
Dalam konteks pemulihan pascabencana, percepatan pembangunan hunian tetap membutuhkan koordinasi lintas kelembagaan yang kuat. Sebab, persoalan yang dihadapi masyarakat terdampak tidak berhenti pada kehilangan tempat tinggal, tetapi juga menyangkut keberlanjutan kehidupan keluarga, pemulihan sosial, serta kepastian untuk kembali membangun masa depan.
Kapolres Aceh Tamiang AKBP Robby Ansyari, S.I.K., M.H., terus menunjukkan komitmennya dalam mengawal pembangunan Huntap Polri di wilayah Kabupaten Aceh Tamiang. Sinergi dengan jajaran Mabes Polri dan Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang menjadi bagian penting dalam mendorong pelaksanaan pembangunan agar berjalan terarah, efektif, dan sesuai sasaran.
Kolaborasi tersebut sekaligus memperlihatkan bahwa penanganan dampak bencana membutuhkan keterlibatan seluruh pemangku kepentingan. Polri dan pemerintah daerah memiliki peran strategis untuk memastikan proses pemulihan berjalan secara berkesinambungan, dengan masyarakat sebagai pusat perhatian dari setiap kebijakan dan program yang dilaksanakan.
Lebih jauh, pembangunan Huntap Polri bukan semata-mata tentang mendirikan bangunan dan menyelesaikan pekerjaan konstruksi. Di balik setiap hunian yang dibangun, terdapat harapan keluarga untuk kembali menjalani kehidupan secara normal, memperoleh rasa aman, serta memiliki tempat berteduh yang memberikan kepastian bagi masa depan.
Melalui evaluasi dan koordinasi yang berkelanjutan, pembangunan Huntap diharapkan dapat diselesaikan secara optimal sehingga masyarakat terdampak bencana dapat segera menempati hunian yang telah disiapkan.
Langkah ini kembali menegaskan bahwa pengabdian Polri tidak hanya diwujudkan melalui pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga melalui kontribusi nyata dalam misi kemanusiaan dan pemulihan kehidupan sosial.
Polri hadir bukan hanya menjaga keamanan, tetapi juga membangun harapan, memperkuat kepedulian, dan menjadi bagian dari perjuangan masyarakat Aceh Tamiang untuk bangkit kembali.
POLRI BERSAMA MASYARAKAT.
